NewsPressWP — Kelompok tani di Klaten mulai memanfaatkan pengukuran sederhana untuk menentukan kebutuhan air di lahan. Jadwal pengairan tidak lagi hanya berdasarkan kebiasaan, tetapi juga melihat kondisi tanah.
Catatan lapangan membantu keputusan
Petani mencatat waktu dan volume pengairan untuk membandingkan hasil antarpetak. Pendekatan ini membantu mengurangi pemborosan ketika pasokan air terbatas.
Penerapan dilakukan bertahap agar metode baru tetap mudah digunakan oleh anggota kelompok tani.
Konten demo NewsPressWP untuk contoh tampilan portal berita daerah.


